AIR MURNI RO

| Jernih, Murni, Sehat dan Hemat |

Solusi menghemat biaya air minum dengan teknologi Reverse Osmosis

Saat ini pengeluaran Anda untuk membeli air minum pasti semakin besar, sejalan dengan naiknya harga air minum di pasaran.

Ingin mengunakan air minum isi ulang, Anda kurang yakin dengan kualitasnya…..

Mengunakan air yang dimasak ? harga gas semakin tinggi dan juga kurang sehat.

Jika ini masalah Anda…..!

Saya pernah menghadapinya hal yang sama……

Tetapi kemudian saya mengenal teknologi Reverse Osmosis…

Bagaimana saya mengenal teknologi tersebut ?

Bermula ketika tahun 1998 oleh seorang kawan saya dikenalkan sebuah mesin untuk memproduksi air minum bagi keluarga. Namun pada saat itu saya tidak tertarik karena masalah harga….yang terus terang belum terjangkau bagi saya.

Tetapi setelah beberapa tahun tanpa saya sadari ternyata di rumah orang tua saya juga sudah memiliki alat tersebut. Begitu juga kawan-kawan dan saudara saya ternyata diantara mereka sudah banyak yang memilikinya. Mereka banyak bercerita akan manfaat alat tersebut.

Akhirnya karena ingin mendapat air minum yang sehat, dan tentu juga karena ingin menghemat pengeluaran keluarga, saya memutuskan membeli satu unit. Air yang dihasilkan tidak saja kami gunakan untuk minum, tetapi juga untuk memasak nasi dan keperluan lainnya.

Dan yang membuat kami kaget, ternyata nasi di ‘rice cooker’ (biasanya bila tidak habis kami konsumsi, keesokan harinya pasti berubah warna dan agak bau) tidak berubah dan masih sama seperti semula.

Karena ingin mengetahui lebih jelas mengenai teknologi Reverse Osmosis…. saya mencari informasi lebih lanjut di berbagai media dan juga Internet.

Ternyata teknologi pengolahan air Reverse Osmosi sudah di kenal luas dan digunakan  oleh negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Jepang dan Singapura.

Lalu bagaimana cara kerja Reverse Osmosis….

Proses Reverse Osmosis merupakan proses di mana tekanan yang amat kuat dikenakan di sebelah sumber air agar molekul-molekul air dapat menembus membrane RO di sebelahnya. Membran RO berteknologi tinggi ini mempunyai pori-pori yang sangat kecil, yaitu hanya 0.0001 mikron (500,000 kali lebih kecil dibandingkan diameter sehelai rambut manusia). Dengan membrane RO ini maka dapat menyingkirkan berbagai bahan mikro organisme, logam berat, bakteri, virus, bahan anorganik dan bahan berbahaya lainnya yang terlarut dalam air.

Dengan demikian hanya molekul air saja yang dapat menembus membrane tersebut sehingga dapat menghasilkan air yang mencapai kemurnian 99,99 %. Karena air yang dihasilkan sedemikian murni maka sering disebut juga dengan Air Murni RO.

Aplikasi nyata dari teknologi pengolahan air Reverse Osmosis yang dapat kita lihat adalah ketika Bencana Nasional Tzunami terjadi di Aceh pada tahun 2004. Banyak negara-negara maju yang memberikan bantuan berupa unit produksi Air Minum RO. Karena teknologi inilah yang mampu untuk kondisi lingkungan di sana yang sumber airnya telah tercemar.

Saya menyadari……

Masyarakat pada umumnya masih minim informasi mengenai air minum yang baik, dalam arti tidak hanya sekadar aman saja untuk di konsumsi tetapi juga memenuhi syarat-syarat kesehatan bagi tubuh.

Dan bila Anda selama ini menggunakan air minum dalam kemasan karena berasumsi kualitas air tersebut lebih baik dari air PAM (Perusahaan Air Minum), asumsi tersebut tidaklah salah. Namun alangkah baiknya bila mengetahui faktanya secara lebih jelas, seperti :

  • Teknologi pengolahan air minum apa yang digunakan ?
  • Bagaimana kualitas dan konsistensi air minum yang dihasilkan ?
  • Adakah fakta yang mendukung kualitas air tersebut ?
  • Pernahkah Anda menghitung biaya yang dikeluarkan untuk membeli air minum….. setiap bulannya ? …..setiap tahunnya ?

Pertanyaan selanjutnya adalah….

Apakah teknologi pengolahan air Reverse Osmosis bisa memberikan kualitas air minum yang lebih baik dengan harga yang lebih murah ?

Jawaban saya “YA

Secara umum kelebihan dan manfaat air minum yang dihasilkan dengan teknologi Reverse Osmosis, diantaranya :

  • Kualitas air yang terjamin
  • Bisa langsung di minum
  • Rasa air yang lebih enak dan segar
  • Lebih mudah di serap tubuh
  • Meringankan kerja ginjal
  • Kandungan oksigen yang lebih banyak
  • Menambah kenikmatan pada makanan dan minuman
  • Meningkatkan metabolisme tubuh

Penghematan yang dapat diperoleh berkisar antara 30 s/d 80 %.

Biaya produksi dari mesin reverse osmosis berkisar Rp.2.000,- s/d Rp.3.000,- per galon (19 lt), tergantung tipe mesin dan air bahan baku yang dipakai.

Bila air minum yang digunakan selama ini adalah Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang harganya sekitar Rp.10.000,-/galon (19 lt), maka penghematan dengan menggunakan mesin reverse osmosis bisa sampai 80%.

Bahkan bagi pengguna Air Minum Isi Uang (AMIU) yang harganya berkisar antara Rp.3.000,- s/d Rp.5.000,-  per galon, masih dapat menghemat 30 – 50%.

Contoh perhitungannya bisa di lihat di sini, dengan menggunakan salah satu mesin reverse osmosis tipe Bio Pure Ken 1.

Semoga bisa menjadi solusi…

%d bloggers like this: